Semangat menjaga bumi tidak hanya tumbuh dari teori di dalam kelas, tetapi melalui aksi nyata yang menyenangkan. Pada Sabtu, 8 Agustus 2026, kegiatan pembiasaan sekolah berlangsung penuh antusiasme dengan mengusung tema "Sabtu Produktif dan Peduli Lingkungan."
Seluruh siswa diajak untuk terlibat langsung dalam aksi pembuatan komposter sederhana memanfaatkan botol galon bekas. Melalui proses ini, para siswa belajar memilah sampah organik sisa makanan serta memanfaatkannya kembali, sekaligus memberi kehidupan baru bagi limbah plastik yang ada di sekitar mereka.
Mengapa Kegiatan Ini Penting?
Edukasi Praktis: Siswa memahami secara langsung proses alami penguraian sampah menjadi pupuk kompos yang kaya nutrisi untuk tanaman sekolah.
Kreativitas & Keterampilan: Mengubah barang bekas menjadi barang bernilai guna mengasah daya pikir kreatif dan kepedulian sosial.
Pembentukan Karakter: Mengubah pola pikir generasi muda agar lebih bijak dalam mengelola sampah harian.
Langkah kecil ini adalah bukti komitmen sekolah untuk terus menanamkan pola hidup hijau dan membiasakan siswa mencintai bumi sejak dini. Sebab, perubahan besar untuk masa depan senantiasa dimulai dari aksi sederhana di sekitar kita.